Home » Kabar Cendekia

PRESTASI MAN INSAN CENDEKIA GORONTALO

Iyon, 14 Februari 2010 17 Comments

Setahun lamanya blog ini sepi dari penghuni dan post info dari kita semuanya, well saya ingin memulai kembali menulis di blog ini. kali ini saya mengangkat thread keren dari salah seorang alumni yang di pampangkan di status facebooknya. .

Prestasi MAN Insan Cendekia Gorontalo

Prestasi MAN Insan Cendekia Gorontalo

Setelah menterjemahkan sandi yang diberikan, ternyata prestasi sekolah kita setelah ditinggalkan oleh pak Ahmad Hidayatullah, M.Pd. sedikit lebih baik. jika Insan Cendekia Serpong berada di posisi 5, Insan Cendekia Gorontalo hanya perlu menambahkan angka 3 di belakang angka 5 sehingga menjadi 53.

Any comment?? :-) ;-) :D

RSS feed | Trackback URI

& Komentar »

Comment oleh hasan
2010-02-14 14:00:27

sebenarnya saya meragukan data ini, setelah saya bertanya pada om google, dia merujuk pada alamat di Kaskus. si pembuat thread pun sejak awal mengatakan ini bukan berdasarkan peringkat. dan sumber datanya tidak jelas.

apapun itu, memang ICG belum bisa sejajar ama BPK Penabur Jakarta. Itu faktanya!

 
Comment oleh arif
2010-02-14 19:44:05

kayaknya kalau secara perkiraan begitu mestinya MAN ICG harusnya berada di urutan 20 besar…

 
Comment oleh arif
2010-02-14 19:51:34

kayaknya kalau secara perkiraan begitu mestinya MAN ICG harusnya berada di urutan 25 besar…

 
Comment oleh shellingford
2010-02-14 21:13:03

@k hasan: IC s pernah studi banding ke BPK Penabur lum c?

kalo lum kayanya perlu dicoba.. bukan cuma guru2nya yg stuban…harusnya siswa juga.. siswa kan yg harusnya merasa berada dalam atmosfer persaingan..

 
Comment oleh hasan
2010-02-14 22:15:25

ga tau yah.. mungkin belum..

semunggu lalu, saya pernah ngobrol dengan seorng ibu muslim yg memiliki dua anak putri. dengan bangga ia menyekolahkan anaknya di sekolah “beragama” seberang, hanya karena satu hal. Kejujuran no 1.
siswa yg nyontek dengan “tega” mereka segera mengeluarkan. Gmna dengan IC? siapa yang lebih pantas untuk jujur?

Teman” saya keluaran sekolah bergitun, sebenarnya “biasa” kok. Otak ga perlu terlalu encer, tapi memang mereka tekun pada hal yang harus ditekuni. Disiplin, dan memang tidak pernah sy lihat menipu.

Semua itu bukan berarti saya “mengagungkan” mereka, tapi dalam sisi yang baik ini memang kita perlu berbenah.

Bisa jadi ICG no.1 di Gorontalo. tapi apa hanya itu targetnya?

 
Comment oleh elqassam
2010-02-16 16:05:06

ini posting pertama sejak juni 2009… terus update yap!!! ^_^ sengamat!!! :)

 
Comment oleh Marion
2010-02-17 09:28:03

Target Insan Cendekia bukan untuk jadi nomor 1 di Gorontalo. Seingat saya, pak Ahmad pernah menuturkan Insan Cendekia menjadi Sekolah terbaik di Indonesia. .namun yang mengejar cita-cita ini hanyalah Insan Cendekia Gorontalo semasa pak Ahmad. saya tidak melihat aksi yang sama dilakukan oleh penerus beliau. .

 
Comment oleh yusuf amir
2010-02-17 19:01:10

Di pulau Sumatera:

A. Daerah NAD, Sumatera Utara, Padang, Kepulauan Riau dan Riau
1. SMA Sutomo 1 Medan A-1
2. SMA 1 Medan A-2
3. SMA Plus Riau A-3
4. SMA 1 Padang A-3
5. SMA Plus Matauli Sibolga A-2
6. SMA Methodist 2 Medan A-3
7. SMA Yapena Lhokseumawe A-4

B. Daerah Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung dan Lampung
1. SMA Xaverius 1 Palembang A-2
2. SMA Xaverius 1 Jambi A-4
3. SMA 1 Metro A-4
4. SMA 1 Kota Jambi A-4

Di pulau Jawa:

A. Daerah Banten dan Jawa Barat
1. SMA 3 Bandung A-1
2. MAN Insan Cendekia Tangerang A-1
3. SMA Kharisma Bangsa Tangerang A-2
4. SMA Krida Nusantara Bandung A-2
5. SMA 1 Bogor A-3

B. Daerah Jakarta
1. SMA 8 Jakarta A-1
2. SMAK 1 Penabur Jakarta A-1
3. SMA Kolese Kanisius Jakarta A-2
4. SMA 61 Jakarta A-3
5. SMA 70 Jakarta A-2
6. SMA Santa Ursula Jakarta A-2
7. SMA Labschool Kebayoran Jakarta A-3
8. SMA IPEKA Jakarta A-3

C. Daerah Jawa Tengah dan Jogjakarta
1. SMA Taruna Nusantara Magelang A-1
2. SMA 3 Semarang A-2
3. SMA Semesta Semarang A-2
4. SMA 1 Jogjakarta A-1
5. SMA 1 Cilacap A-3
6. SMA 1 Purwokerto A-3
7. SMA 1 Magelang A-3

D. Daerah Jawa Timur
1. SMA 5 Surabaya A-2
2. SMA 3 Malang A-2
3. SMA 1 Gresik A-3
4. SMAK 1 Petra Surabaya A-3

Di Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur:
1. SMA 1 Denpasar A-3
2. SMA 4 Denpasar A-4
3. SMA 1 Singaraja A-4
4. SMA 1 Mataram A-4

Di pulau Kalimantan:
1. SMA Santo Petrus Pontianak A-2
2. SMA 1 Balikpapan A-4
3. SMA 1 Banjarmasin A-4
4. SMA Taruna Bumi Kathulistiwa Pontianak A-4

Di pulau Sulawesi, Maluku dan Irian Jaya:
1. SMA Katolik Rajawali Makassar A-2
2. SMA Lokon St. Nikolaus Tomohon A-2
3. MAN Insan Cendekia Gorontalo A-3
4. SMA 5 Pare-pare A-4
5. SMA 17 Makassar A-4
6. SMA 2 Jayapura A-4

 
Comment oleh Marion
2010-02-18 09:39:13

Wah… di region indonesia timur aja masih kalah ya?
hmmm, kira2 faktor apa ya biar bisa meningkat? :)

 
Comment oleh nITA mAULIAWATI
2010-02-28 16:39:16

duhh.. mau lulus smp,, lanjutin kmana ya Qra2??

 
Comment oleh Siska
2010-03-02 14:58:37

iya ya???? gmna y seharusnya yg dilakukan oleh keluarga besar icg,, agar stidaknya bs setaralah dengan ics.. :( padahal dr segi fisik (bangunana) icg bisa dibilang “TOP”. :D segi akademisny gmana???

 
Comment oleh Ahmad H
2010-03-09 13:49:53

Data memang bagus untuk deskripsi pemikiran, namun cukuplah data itu digunakan sebagai bahan evaluasi. Tidak perlu terus…dipermasalahkan dan dielu-elukan terus. Mari kita bergandengan tangan terus pacu prestasi raih ICG yang kita inginkan. ICG bagus bukan karena siapa yang memimpin, ICG tidak pernah bergantung pada seseorang. Tapi di tangan kita bersamalah ICG sebenarnya dapat kita ukir jadi baik atau buruk.Termasuk dalam media seperti inilah kita dapat mengukir seperti yang kita harapkan, baik atau buruk. Lebih baik kita ukuir yang baik, agar ICG cemerlang. Kemajuan ICG dapat kita bentuk dengan 1) pencitraan; 2) keunggulan, dan 3)kebersamaan. Oleh karena itu marih dengan kejernihan pikir semua pihak, kita dukung ICG sebaik-baiknya agar menjadi yang terbaik di Indonesia, bahkan di dunia.Bila ICG baik kita semua turut bahagia, begitu pula sebaliknya. Mari kita bangun persepsi baik pada ICG oleh kita semua. Apapun faktanya, kalau persepsi kita positif pada ICG, Insya-Allah dapat kita wujudkan ICG yang memuaskan semua pihak. Bagaimana………? Jaya ICG, Jaya Gorontalo, Jaya Indonesia, Bahagia kita semua. Merdeka. Raihlah Indonesia Mandiri pada masa datang……….

 
Comment oleh ircham
2010-04-01 07:17:58

Prestasi sekolah bagus apa gak bukan hanya tanggung jawab guru, siswa juga. Jadi jangan hanya salahin guru ( sekolah ) kalo prestasi sekolah gak bagus. Sebenarnya aku pribadi juga gak suka kata “tanggung jawab”, sebab kayaknya jadi beban. Aku lebih suka kata “profit”, sebab aku sendiri cenderung malas melakukan sesuatu kalo gak ada untungnya buat aku.

Sebenarnya yang perlu kita lakukan kalo pengen siswanya berprestasi, kita harus bisa nunjukin apa untungnya bagi mereka.Untung di sini bisa beda beda artinya bagi murid yang berbeda. Bisa masuk univ bagus, dapet kerja bagus, jadi terkenal, jadi pemenang, pengen disayang guru dll. Untung bagi satu murid, blum tentu bagi murid lain.

Aku sendiri dulu belajarnya cuma karna pengen ke jepang, dapat sekolah gratis dan uang banyak. Gak kepikiran sama sekali mau kuliah pake bayar.

Just it, sekedar sharing. Sebagai penghibur diri sendiri karena ditolak mengabdi di IC. Padahal aku nawarinnya gak usah digaji. Sebab aku tahu untungnya aku di sana bukan dari segi uang. Dan mungkin aja di IC belum ngeliat apa untungnya aku di sana bagi mereka.

 
Comment oleh dini
2010-04-06 15:58:59

SMA Lokon St. Nikolaus Tomohon A-2 –> hampir 50% lulusannya melanjutkan ke luar negri. lulusan yg paling sial yaa di perguruan tinggi negri atau swasta yg budget masuknya mahal2. wkwkwkwkw…. ya iyalah yg skul di situ anak org kaya smuaaaa……. *tanya kenapa?*

 
Comment oleh Marion
2010-04-07 08:00:54

hahahahahahha. ….
santai ka Dini, Sekolah di Luar Negeri belom menjamin dia akan memiliki kualitas bagus. karena semua bergantung terhadap daya serap.
Iyon pe tamang SMP dari Gorontalo yang keturunan, pada skola disitu dan memang dorang banyak d Luar Negeri kayak Singapore, China, Jepang. Tapi sampe skrg dorang belom lulus2. Karena dorang bilang, torang nya mangarti apa yang torang bekeng disini. dan lagian torang ambe sks santai.
hahahahahaha

Berbeda bukan?

Comment oleh scoutt
2010-04-24 01:15:12

hmm..menurut saya, yang menentukan kualitas pendidikan seseorang bukan daya serapnya melainkan kerja kerasnya… soalnya banyak juga orang yang punya daya serap bagus tapi tetap gagal juga gara-gara gak mau berusaha… trus, banyak juga yang daya serapnya pas-pasan bahkan kurang, tetapi bisa jadi ilmuwan gara-gara kekurangan dalam daya serapnya ditutupi ama kerja kerasnya yang luar biasa.

 
 
Comment oleh dini
2010-04-07 16:47:29

iyoooon, yg penting buat orang jaman skarang IMAGE & ISI KANTONG! Wkwkwkwkw…. urusan kualitas itu bisa dipikirkan belakangan. Secara isi kampus di indonesia aja mulei dikomersialisasikan. Gaji di perusahaan international dikalkulasi berdasar warna kulit. Yg jadi bupati saja pake sertifikat palsu ga masalah. Perusahaan BUMN sendiri klo seleksi SDM ribet abish dan selalu memprioritaskan lulusan luar (padahal kualitas kerja, loyalitas, dan integritas blm teruji). Orang jaman kapitalis yg benar-benar mulei dari NOL, agak jarang hidupnya happy ending. Kebanyakan org pintar terpinggirkan situasi & kondisi. Jaman skarang ga cukup sekdear modal “anda punya apa & bisa apa”. harus dibarengi dgn “anda kenal siapa saja”. wkwkwkw…. jadi *tanya kenapa?*

 
Nama (wajib)
E-mail (required - never shown publicly)
URI
Komentar Anda (smaller size | larger size)
You may use <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong> in your comment.