Home » Catatan Ringan

Jika Seseorang bisa melakukan sesuatu, Siapa saja bisa belajar melakukannya.

Ronal Hutagalung, 15 April 2009 No Comment

Jika Seseorang bisa melakukan sesuatu, Siapa saja bisa belajar melakukannya.

Pada tahun 1893 Wright bersaudara memulai ide besarnya untuk menciptakan sebuah pesawat terbang. mendengar hal tersebut, semua orang tertawa geli dan menganggap ide yang dilontarkan oleh Wright bersaudara adalah sesuatu yang gila dan tidak masuk akal alias mustahil. Tidak mungkin sebuah benda yang terbuat dari besi bisa terbang seperti layaknya seekor burung. Apalagi mereka berdua hanyalah tukang reparasi sepeda.
Berkat semangat yang tidak pernah putus, Wright bersaudara terus mencoba berbagai macam hal untuk mewujudkan cita-citanya. Ratusan kali mesin buatan mereka rusak dan patah diterjang angin ketika baru akan dicoba. Akhirnya pada tahun 1903, mereka berhasil mewujudkan mimpi itu dengan membuat pesawat terbang pertama yang berhasil mengudara. Hal yang dianggap tidak mungkin menjadi Mungkin.
Berlari sejauh 1 mil dengan catatan waktu kurang dari empat menit adalah sesuatu yang dianggap mustahil pada tahun 1950-an. dalam berbagai perlombaan yang dilakukan, rata-rata para pelari dapat mencatatkan waktu lebih dari 4 menit untuk jarak 1 mi. Hingga pada tahun 1954, seorang pelari bernama Roger Bannister berhasil melakukannya dengan catatan rekor 3 menit 59,6 detik, dan menjadi sebuah rekor luar biasa saat itu.
Wright bersaudara dan Roger banister adalah orang-orang yang sanggup membuktikan bahwa sesuatu yang dianggap tidak mungkin, dapat menjadi mungkin. Anything is Possible.
Yang lebih menarik lagi adalah, sesuatu yang awalnya di anggap tidak mungkin tersebut saat ini menjadi hal yang sangat mungkin dikarenakan dapat dilakukan oleh banyak orang.
Saat ini ratusan perusahaan di dunia menciptakan pesawat terbang dengan berbagai pengembangan terbaru. Rekor lari Roger Bannister telah ribuan kali dipecahkan oleh orang-orang sesudahnya. saat ini yang memegang rekor lari satu mil tersebut adalah pelari asal Morocco, yaitu Hicham El Guerrouj dengan catatanwaktu 3 menit 43,13 detik atau 16 detik lebih cepat dari catatan rekor Banister. Demikian juga Eamon Coghlan mampu mengalahkan catatan rekor Bannister dengan waktu 3 menit 58,16 detik, pada usia 41 tahun. Kini, beberapa pelari SMA juga mampu berlari lebih cepat daripada Bannister. Dr. Greg White, seorang dokter olahraga bahkan memprediksikan bahwa pada tahun 2034 nanti, akan ada seseorang yang mampu berlari menembus batas waktu 3 menit 30 detik.
Jika sesuatu yang dianggap tidak mungkin dilakukan ternyata dapat dilakukan. tentunya apa yang telah orang lain lakukan dapat juga kamu belajar untuk melakukannya.
4. Strategi yang sama menghasilkan hasil yang sama
Seorang kawan mengeluh tentang hidupnya yang statis. tidak banyak perubahan yang dialaminya dalam 10 tahun terakhir. masih tinggal di rumah yang sama. pergi kemana-mana dengan kenderaan yang sama. dan setiap hari mengeluhkan hal yang sama.
Meski gaji yang diterimanya sekarang lebih banyak jika dibandingkan dengan gaji yang diterimanya saat pertama kali bekerja. Tidak dapat memberikan perubahan berarti bagi kehidupan ekonominya.
demikian juga kisah tentang Anto yang senantiasa kecewa dengan dirinya. meski telah berusaha dengan keras untuk mendapatkan prestasi disekolahnya, Anto tetap gagal dalam mewujudkan impiannya.
Sang jenius Albert Einstein pernah berkata bahwa definisi gila adalah ketika seseorang mengharapkan hasil berbeda sementara yang dilakukan selalu sama. Mengharapkan hasil yang berbeda dengan cara yang sama adalah sesuatu yang mustahil. tidak mungkin kamu mengharapkan pohon yang kamu siram berbuah Apel jika bibit yang kamu tanam adalah bibit Mangga.
Jika kamu melakukan “A” maka hasilnya pastilah “A”. Jika yang kamu lakukan adalah “B”, sudah barang tentu hasilnya adalah “B”. Kamu tidak akan pernah mendapatkan “A” jika apa yang kamu lakukan adalah “B”, demikian sebaliknya kamu tidak akan mendapatkan “B” jika yang kamu lakukan adalah “A”.
Bingung? tenang saja, seorang terapis dan penulis, Mandy Evan, berkata : “Kebingungan adalah kondisi pikiran yang mendahului kejelasan.” DIsaat kamu bingung, maka disaat itupula berarti kamu sedang berpikir. Disaat kamu berpikir, secara pelan tetapi pasti otak kamu akan menghadirkan kejelasan dari apa yang kamu pikirkan.
Seorang remaja yang setiap harinya main Play Station belum tentu dapat mahir bermain sepak bola. meski permainan PS kesukaannya adalah sepak bola, karena bermain sepak bola secara virtual membutuhkan strategi berbeda dibandingkan bermain sepak bola secara nyata.
Menjadi siswa berprestasi secara akademik memiliki strategi berbeda dengan menjadi pemain sepakbola yang hebat. jika kamu rajin belajar, kamu kemungkinan besar tidak dapat menjadi pesepak bola yang mahir. tapi jika kamu rajin bermain dan berlatih sepak bola setiap harinya, kamu perlu meralat impianmu untuk menjadi juara kelas atau berprestasi secara akademik.
segala pencapaian yang di impikan oleh setiap orang memiliki strategi. untuk menjadi pengusaha sukses, ada strateginya. Ingin menjadi orang populer, ada strateginya. Supaya menjadi sang juara juga ada strateginya. yang kamu perlukan adalah bagaimana menemukan strategi mendapatkan apa yang kamu inginkan tersebut.
Mungkin kamu bertanya, bagaimana mengetahui strategi yang tepat untuk mendapatkan apa yang kita inginkan?
Seorang manajer yang baru saja dipromosikan bertanya kepada manajer senior “Bagaimana strategi yang Anda gunakan sehingga selalu bisa mengambil keputusan secara tepat?” Manajer Senior pun menjawab dengan serius “Keputusan yang tepat diperoleh dari pengalaman dalam memutuskan sesuatu secara benar”. “ Lalu bagaimana caranya untuk memiliki pengalaman memutuskan sesuatu secara benar?” kejar sang manajer baru. “Keputusan yang benar diperoleh dari pengalaman memutuskan sesuatu secara salah” Jawab manajer senior dengan mantap.
Kita sering mendengar pepatah yang mengatakan bahwa “pengalaman adalah guru terbaik”. hal tersebut betul adanya dikarenakan ketika kita mengalaminya secara langsung, kita dapat mendapatkan hikmahnya secara langsung pula. namun jika kita mencari “guru yang bijak”, maka letaknya ada pada “pengalaman orang lain”. Ya, Kamu tidak salah membacanya. saya ulangi lagi. “Pengalaman orang lain adalah guru yang paling bijak”
Lalu apa kaitannya dengan strategi? Saat ini informasi untuk mendapatkan strategi yang tepat untuk mendapatkan apa yang kita inginkan sangatlah mudah. di toko-toko buku begitu banyak buku self help atau how to yang mengajarkan berbagai macam strategi untuk mendapatkan apa yang kamu inginkan. berbagai seminar dan workshop di adakan setiap bulannya untuk mengajarkan orang secara langsung berbagai strategi yang mereka butuhkan dalam kehidupan.
untuk menjadi seorang penjual yang sukses, kamu tidak harus menemukan strategi sendiri. menghabiskan puluhan tahun dengan berbagai macam eksperimen dan ribuan kali penolakan. dengan membaca buku atau mengikuti seminar tentang bagaimana menjadi seorang penjual professional kamu diajarkan tentang bagaimana strategi berhadapan dengan pelanggan dan melakukan penutupan penjualan.
Salah satu buku hebat yang mengajarkan kepada pembacanya tentang strategi bagaimana mendapatkan apapun yang di idamkan adalah The Attractor Factor karya Joe Vitale. Joe Vitale adalah salah satu mentor penulis idola saya, buku-bukunya yang lain seperti Hypno Writing dan Buying Trance sangat menginspirasi dan mengilhami saya.
Menurut Joe Vitale, ada strategi sederhana untuk mendapatkan apa yang kita inginkan, yaitu dengan memanfaatkan factor penarik. strategi ini didasarkan atas sebuah hipotesis bahwa pikiran manusia memiliki kekuatan untuk menarik apapun yang dipikirkannya. jika yang dipikirkan adalah hal yang negative, maka hal yang negative juga yang akan datang pada diri orang tersebut. demikian sebaliknya jika hal positif yang menjadi buah pikiran dari seseorang, maka segala hal positif akan mendatangi orang tersebut.
masih menurut Joe Vitale, alasan orang-orang tidak mendapatkan apa yang mereka inginkan dalam kehidupannya adalah karena mereka seringkali tidak meminta apa yang mereka inginkan, melainkan apa yang mereka tidak inginkan. sebagai contoh, bukannya meminta untuk memiliki uang Rp. 100.000.000 tetapi meminta untuk tidak miskin dan menderita. karena yang ada dalam pikirannya adalah miskin dan menderita, maka itulah yang mereka dapatkan.
Dalam buku The Attractor factor, Joe Vitale menuliskan 5 langkah yang merupakan strategi untuk mendapatkan apa yang kamu inginkan, yaitu :
1. Tuliskan apa yang tidak kamu inginkan
2. Tuliskan apa yang kamu inginkan
3. Perjelas apa yang kamu inginkan
4. Rasakan perasaan bahwa kamu telah mendapatkan apa yang kamu inginkan, dan
5. Pasrah saat bertindak dengan penuh inspirasi
Mari temukan strategi sukses di bidang yang kita tekuni sekarang.
Salam Smart

RSS feed | Trackback URI

Komentar »

Belum ada komentar.

Nama (wajib)
E-mail (required - never shown publicly)
URI
Komentar Anda (smaller size | larger size)
You may use <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong> in your comment.