Ophien : Walaupun tanpa IAIC kita harus tetap bersilaturahim

Angkatan pertama adalah sesepuhnya para alumni Insan Cendekia Gorontalo. Mereka adalah para perintis almamater kita semua sehingga menjadi seperti sekarang ini. Maka tidak berlebihan bila saya atas nama Komunitas Alumni Insan Cendekia Gorontalo mengucapkan beribu terima kasih kepada kakak – kakak kita alumni Insan Cendekia Gorontalo angkatan pertama yang telah membuka hutan jalan sehingga Insan Cendekia Gorontalo menjadi seperti yang sekarang ini.
Minggu ini saya berhasil mewawancarai salah satu alumni Insan Cendekia Gorontalo angkatan pertama yang saat ini sedang menempuh pendidikan di Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin (UNHAS), Makassar. FYI menurut rumor yang berkembang, di Unhas hanya ada dua fakultas, yaitu Fakultas Teknik dan Fakultas lain – lain hehehehe
Raflin Liputo atau biasa disapa Ophien adalah alumni angkatan pertama yang saat ini masih berstatus single dan berencana membuka usaha sendiri sebagai tempat bekerja nanti. Usaha apa ? tunggu saja kabarnya dari Ophien. Dari segelintir alumni angkatan pertama yang kelihatannya semakin langka ( didunia maya lho hehehe
) Ophien adalah yang berhasil saya hubungi dan bersedia untuk diwawancarai ala cendekia.web.id
Berikut hasil wawancara saya dengan Ophien via e-mail yang telah melalui proses editing
( Q = Question dari saya , A = Answer dari Ophien )
Q: Apakah anda bangga menjadi Alumni insan cendekia ?? alasannya ??
A: Apanya yang mau dibanggakan. Menurut saya sama saja alumni dari sekolah manapun, sebenarnya hal itu tergantung dari perspekti tiap alumni. Saya merasa bangga ketika masih berstatus “siswa” di SMU IC dulu, setelah menjadi alumni perasaan “bangga” mulai terkikis sedikit demi sedikit, namun demikian saya tidak pernah mempersoalkannya. Karena hubungan interpersonal saya dengan teman2 alumni yang lain tetap terjalin dengan baik.
Q: Bagaimana dengan ikatan alumni ?? pendapat anda ?
A: IAIC….menurut saya masih banyak yang harus diperbaiki, terlebih persoalan “campur tangan” dari pihak sekolah yang terlalu “berlebihan”, karena hal itu menunjukkan bahwa IAIC dianggap tidak bisa “mandiri”
Q: Menurut anda, Apa yang bisa diperbuat oleh Ikatan Alumni sebagai
sebuah organisasi ????
A: Untuk saat ini masih dengan kondisi yang sama, saya pikir IAIC tidak bisa berbuat banyak. Maka dari itu seharusnya para alumni tahu dan paham tujuan sebenarnya dari pembentukkan Ikatan Alumni Insan Cendekia.
Q: Bayangan anda tentang ikatan alumni 20 tahun kedepan ???
A: Wallahu a’lamu bissawab…!!! InsyaAllah sudah ada di antara alumni yang telah menjadi pejabat tinggi….amiiien!!!
Q: Pesan untuk teman – teman alumni yang lain ??
A: Walaupun tanpa ada yang namanya IAIC, kita tetap akan terus menjalin hubungan silaturrahim. Dan juga senantiasa saling mengingatkan. Terus, tanyakan kapan REUNInya…
Q: Bagaimana pendapat anda tentang Man Insan cendekia yang sekarang katanya berstandard internasional ??
A: Lumayan, tapi ada yang saya pesankan agar bukan cuman kemampuan IPTEK dan moral (IMTAQ) yang diperdalam, persoalan “MENTAL” pun harus menjadi standar pembelajaran di sekolah.
Q: Siapa guru favorit anda ?? dan mengapa ??
A: Bapak Rustamhari S.Sos, karena beliau sosok guru yang sadar dan tahu dalam memposisikan diri serta pemikiran dalam berbagai persoalan di sekolah.
Q: Punya pengalaman menarik waktu masih sekolah di insan cendekia ???
A: Banyak, apalagi kalau di asrama….main kejar-kejaran dengan pak Syarif.
Q: Ada Pesan – pesan untuk adik – adik yang masih di insan cendekia ???
A: Jangan mudah menyerah dalam menghadapi ujian (UN) dan SPMB, karena beberapa tahun terakhir banyak yang masuk PTN dengan cara membayar sejumlah uang ( puluhan sampai ratusan juta rupiah). Hal ini yang membuat saya pribadi merasa prihatin dengan prestasi akademik lulusan MAN IC.
Q: Pendapat anda tentang blog ini ???
A: Bagus dan semoga bisa menampung segala unek-unek seluruh alumni
Dari wawancara ini saya sangat setuju denga pesan dari Ophien bahwa tanpa IAIC kita harus tetap bersilaturahim. Dan hal ini sesuai dengan niatan awal kenapa blog ini kemudian lahir.
Jadi, gak usah malu – malu berkomentar bersilaturahim disini ya ???
Silahkan jika ada hal lain yang ingin dikomentari.












Tetap semangat dan berbagi pengalaman buat adik-adiknya nih…hehe…
Masih di makasar bos??
Tinggal dmana nt di Makassar?
sy lg di Makasar Skr?
Fotonya Bagus di…….
Ghayana Ji…….
Hehehe……